Senin, 03 Maret 2008

Ritual Manaqib


Banyak kita jumpai orang yang sangat mengagung-agungkan “ibadah” bacaan manaqib bahkan melebihi ibadah sunnah. Mereka berkeyakinan agar “wasilahnya” cepat sampai dan terkabul. Misalnya, membuat ayam ungkep utuh (ingkung-Jawa), yang dimasak oleh wanita suci dari hadast, lalu yang boleh menyembelih harus orang sudah berijazah dari gurunya (telah mengkhatamkan bacaan manaqib sebanyak 40 kali). Di saat pembacaan manaqib, sudah menjadi keyakinan bagi para jamaahnya untuk membawa botol berisi air yang diletakkan di depan Imam atau gurunya, konon air tersebut dipercaya membawa berbagai macam berkah.
Khasiat lainnya yakni apabila seseorang mempunyai keinginan tertentu (usaha dan rejeki lancar, pandai, atau nadhar lainnya), mereka membaca bersama-sama pada hari yang ditentukan, misalnya tiap Rabu Kliwon, Pon, bahkan ada yang disertai dengan pembakaran kemenyan atau parfum wewangian agar ruh sang tokoh hadir ikut mendoakannya, karena “konon” ada pendapat bahwa Syaikh Abdul Qodir Jaelani pernah berkata, "Dimana saja dibacakan manaqib-ku aku hadir padanya"

Biografi
Para pelaku manaqib tersebut berkeyakinan, bahwa bacaan itu adalah suatu amalan agung yang di ajakan guru-gurunya meskipun tidak jelas sumber asalnya. Namun jika kita kaji lebih dalam, kata manaqib berasal dari “manqobah” berarti kisah tentang kesolehan, dan amal seseorang. Jadi membaca manaqib, sama saja dengan membaca biografi atau cerita kebaikan seseorang Namun sayang, manaqib disini banyak mengisahkan cerita-cerita bohong, dan tidak masuk akal. Ironisnya lagi, dengan dalih sebagai bukti kecintaannya kepada waliyullah, mereka selalu membaca, mengingat, bahkan memanggil dan memohon roh wali yang sudah mati (Abdul Qodir Jailani-red) untuk perantara. Jika sudah seperti ini yang di dapat adalah.....kesyirikan. Karena menghadirkan roh orang yang sudah mati adalah mustahil, yang datang adalah jin yang berubah rupa atas bantuan tukang sihir bangsa jin.

Wasilah
Sedangkan berbagai cara dan persyaratan ritual manaqib sangat mirip sekali dengan cara-cara zaman jahiliyah dan budaya orang-orang musyrik dalam berinteraksi dengan para dewanya (bangsa jin). Bedanya sekarang mereka beralasan tidak menyembah roh tapi sebagai bentuk taqarruban (mendekatkan diri) dan wasilah (perantara) kepada Allah. Padahal Allah sendiri telah memperingatkan dengan keras dan tegas dalam firman-Nya:
“Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalaupun mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.” (QS. Faathir: 14)
Oleh karena itu marilah kita berhati-hati dan mengkaji nash-nash dalam al-Qur’an maupun sunnah agartidak mengikuti sesuatu yang bid’ah dan menjurus ke syirik. (Imm)

Cerita-cerita yang tidak tentu kebenarannya didalam bacaan manaqib antara lain :
- Kantong berisi dinar diperas lalu keluar menjadi darah
- Tulang-tulang ayam yang berserakan, diperintah berdiri lalu bisa berdiri menjadi ayam jantan.
- Karomah-karomah Syeikh Abdul Qadir Jaelani, yang menjaga pintu neraka. Jika nanti ada pengikutnya dimasukan ke neraka akan tertolong.
- Orang-orang fasiq yang selamat dari azab kubur hanya karena menyebutkan namanya, dan masih banyak lagi.

2 komentar:

muhammad.azis muslim mengatakan...

assalamualaikum bib,,,,tolong beri tahu karomah2 syaikh.abdul Qodir jailani yang sahih...terimakasih..wassalamualauikum

thepronx mengatakan...

1. Syeh Abdul Qadir adalah salah satu ulama yang diakui semua kalangan, bahkan Ibnu Taymiyah.
2. Setiap cerita punya 2 sisi (benar dan bohong). Tergantung sapa yg menyampaikan. (Salah satu pengarang buku manaqib adalah Imam Al-barzanji)
3. Keramat pasti hal diluar akal. Dan keramat wali pasti merupakan bagian kecil dari mu'jizat Nabi. Jd apapun keramatnya tdk mungkin melebihi mu'jizat.
4. ahli qubur ada yg diberi nikmat ada pula yg disiksa. masa orang mati diberi nikmat/siksa?
5. memberi Salam kepada ahli qubur dijawabkah? Salam itu do'a kah? jika dijawab, berarti ahli qubur bisa membalas do'a?
6. kata syirik adalah kata yg sangat berbahaya. Jika benar tdk mengapa. Tapi jk ternyata mrk tdk syirik, apa hukumnya mensyirikkan orang islam?

artikel anda co-pas, jd jawaban saya juga akan saya co-pas kan