Tampilkan postingan dengan label LlILIPUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LlILIPUT. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Maret 2008

Festival Anak Muslim Daqu Kids

Mungkin, yang namanya lomba menggambar, mewarnai, atau puzle sudah sering mendengar. Tapi yang ini kelihatannya jarang kita jumpai atau belum ada, yaitu lomba hafalan hadist-hadist Rasulullah dan surat pendek Al Qur’an untuk tingkat anak-anak yang usianya rata-rata dibawah usia 7 tahun. Jadi banyak yang masih duduk dibawah kelas satu SD atau bahkan ada yang belum sekolah. Namun teman-teman muslim kita ini sudah mampu menghafalkan hadist-hadist Rasul dengan lancar diatas panggung dengan mental pemberani, pandai, cerdas dan tanpa rasa takut....subhanallah...hebat ya..!. Dengan canda ria kadang terlihat lucu, mereka menunjukkan kepada semua masyarakat bahwa kemampuan anak-anak muslim tidak mau kalah dengan sekolah-sekolah yang bukan muslim, yang katanya lebih maju, modern, cerdas dan pandai.

Peristiwa tersebut berlangsung saat digelarnya acara “Festival Anak Muslim” yang diselenggarakan oleh Darul Qur’an Kids (Daqu Kids) Internasional Pre School yaitu tempat arena belajar dan bermain teman-teman kita yang masih kecil atau sebelum masuk sekolah TK yang terletak di jalan Pahlawan 153 Semarang pada tanggal 2-9 Pebruari 2008 yang lalu. Adapun acara-acaranya antara lain berbagai macam lomba anak-anak seperti :

- Hafalan surat pendek Qur’an, doa harian dan hadist (tanggal 2, 3, 7 8 tingkat SD dan 4-6 Pebruari).
- Menggambar dan mewarnai (2, 3, 7,.8 untuk play group dan 4-6 Pebruari tingkat SD)
- Puzle, lomba sehat batita dan balita dengan dokter spesialis (2, 3, 7, 8 Pebruari)
- Lomba menyusun balok berwarna dan menangkap bola dalam kolam renang (2, 3, 7, 8 Pebruari)

Selain itu juga di gelar bazar di kampus Daqu Kids. Sedangkan inti penutupan dari acara ini adalah tausiah atau ceramah yang disampaikan oleh pendiri Daqu Kids sendiri yaitu Ustad Yusuf Mansyur yang sering kita lihat di televisi-televisi. Di dalam ceramah tersebut Ustad Yusuf mengajak teman-teman kecil dengan para orang tuanya yang mengantar untuk sering membaca do’a Nabi Ibrahim pada surat Ibrahim ayat 40-41, cara praktis dan cepat menghafal Al Qur’an dan menerangkan pentingnya sedekah. Kemudian setelah itu dilakukan acara “Gebrakan Beramal” yang akhirnya mendapatkan jumlah yang besar dari para orang tua yang hadir. Naah...adik-adik ingin pandai dan maju ? ...Ayo jangan kalah dengan yang lainnya.

Selasa, 01 Januari 2008

SD Islamic Centre

Teman-temanku yang soleh, kata orang, sekolah Islam itu kurang bermutu, kalah dibanding dengan SD non muslim. Kalian percaya ? Tentu saja tidak. Mau bukti bahwa SD Islam mutunya tidak mau kalah dengan sekolah-sekolah lainnya ?
Lihat saja SD Islamic Centre Semarang yang berada di Jl. Abdulrahman Saleh 183.
Desa Ngaliyan, Kalipancur. Karena terletak dipinggirran kota dan diatas perbukitan selain cuacanya tidak panas, suasananya sangat tenang lho.
Ketika Si Dul bersilaturrahmi kesana sempat kaget, karena begitu masuk pintu gerbang sudah terlihat bangunan masjid yang menjulang megah dan indah. Ternyata sekolahan ini termasuk satu komplek Islamic Centre yang sangat luas. Selain itu disini sering diadakan berbagai kegiatan maupun Islami baik tingkat kota maupun Jawa Tengah, sehingga siswa disini sudah terbiasa melihat bahkan sering mengikuti berbagai kegiatan atau lomba untuk menambah wawasan.

Pak Drs Yakub selaku kepala sekolah bersama guru lainnya dalam mengajar, membuat peraturan sangat ketat dan disiplin. Sehingga taman-teman disekolah ini sering mendapat prestasi setiap mengikuti lomba. Misalnya lomba Pendidikan Agama Islam, Olimpiade Matematika dan Sains tingkat kota. Di bidang senipun sering mendapat juara antara lain Kaligrafi, tartil al-Qur’an, da’i kecil kota, Tahsinul khat dan lomba model yang semuanya tingkat kota Semarang.

Untuk menambah pengetahuan dan kegiatan, disekolah ini terdapat ekstra kurikuler seperti Tae kwon do, komputer, bahasa multi media, rebana, paskibraka dan dokter kecil. Salah satu kegiatan yang paling meriah, ketika mengadakan ulang tahunnya yang kesepuluh pada 4-5 Maret 2006 yang lalu. Disini diadakan bemacam-macam lomba seperti mewarnai, bahasa Inggris, matematika, rebana, hafalan doa, pentas seni, serta bazar, serta mengadakan Gebyar Islamic Centre, pokoknya sangat meriah dan ramai

Bintang Sekolah:

Adik-adik pembaca yang soleh, mau tahu salah satu bintang sekolah di SD Islamic Centre ini ? Dia adalah : Elfira Lutfia Wahyudi.yang lahir pada 19 April 1996 yang duduk dikelas enam.
Selain pandai dan cerdas, ramah, murah senyum teman kita yang satu ini punya prestasi luar biasa. Ia pernah juara kaligrafi, menjadi finalis olimpiade Matematika, galang takwa Pramuka serta penulisan aksara jawa ditingkat kota.
Ingin tahu resep bagaimana bisa menjadi anak pintar dan berprestasi ? Menurutnya, setelah solat Subuh adalah waktu yang sangat baik buat belajar. Dirumahnya jalan Candi Prambanan V 147, ia sering membaca buku-buku untuk menambah wawasan dan jarang sekali main,. Sedangkan kepandaiannya menulis kaligrafi dan aksara jawa belajar sejak duduk dikelas III.

Jumat, 26 Oktober 2007

'The Origin of Man'.

Bukti kebenaran kandungan Al-Qur’an

Bagi sastrawan, ayat kauniyyah (tentang alam semesta) mungkin akan memberi kesan tingginya nilai bahasa Al-Qur'an, tetapi ayat yang sama bisa memberikan petunjuk yang lebih signifikan pada pembaca yang menguasai kosmologi, biologi, matematika,
kimia, fisika, dan lain-lain. Asumsi Al-Qur'an hanya sebagai Kitab Moral agaknya perlu dipertanyakan kembali karena bisa jadi asumsi ini justru mengkerdilkan potensi Al-Qur'an dalam memberikan kontribusi pada perubahan yang terus terjadi sepanjang kehidupan manusia. Sebagai sebuah Kitab yang berasal dari Allah Swt, Al-Qur'an tidak mustahil memiliki potensi yang jauh lebih luas dalam kapasitasnya sebagai petunjuk bagi seluruh manusia. Persoalannya tinggal sejauhmana manusia mampu menangkap makna simbol-simbol bahasa Al-Qur'an yang tentu saja tergantung pada kapasitas ilmu yang dimilikinya. Jika wacana Qur'ani yang muncul ke permukaan selama ini hanya wacana moral, tentu saja karena penafsiran Al-Qur'an selama ini dimonopoli kelompok agamawan yang ladangnya adalah persoalan moral. Namun bagi para ilmuwanpun, Al-qur’an tidak kalah pentingnya karena karena kandungannya merupakan sumber dari segala sumber ilmu dan inspirasi baginya.

Terinspirasi ayat Al-Qur’an
Prof Dr Roger Garaudy dan Dr Maurice Bucaille di Perancis pernah mengkaji dan menguji Alquran dari segi isinya sampai seberapa jauh kebenaran ilmiah ayat-ayat yang terkait dengan proses kejadian manusia. Ia menemukan dalam Surat Al Hajj ayat 5, bahwa ternyata menerangkan dengan jelas bagaiman penggambarkan asal muasal manusia, lebih tepat dari ilmu embriologi mutakhir yang kemudian secara jelas diditulisnya dalam bukunya yang berjudul 'The Origin of Man'. Tidak hanya itu, QS Lukman ayat 14 juga menyuruh seorang ibu untuk menyusui anaknya sampai umur 2 tahun. Sedangkan para dokter pada tahun 1960-an, menyuruh anak disapih bila sampai umur 1 tahun. Hal inilah yang mementahkan pendapat beberapa para ahli yang menganggap bahwa perintah menyusui pada 2 tahun itu tidak ilmiah. Sehingga mulai tahun 70-an, berdasarkan hasil penelitian yang sangat luas dari WHO pada para ibu di negara-negara berkembang, dianjurkan menyusui anaknya dengan ASI sampai sekurang-kurang selama 2 tahun. Disamping bagi mereka yang keadaan sosial ekonomi dibawah standar juga mengurangi beban untuk membeli susu non ASI. Selain itu menurut para penelita dan ahli, susu ibu adalah satu-satunya sumber protein yang sangat berguna untuk pertumbuhan anak, khususnya perkembangan otaknya.

Bukti nyata dari Allah
Contoh lainnya, jika kita cermati dalam ilmu kedokteran dari zaman Hipocrates sampai sekarang tampak kemajuan yang teratur dan bertingkat. Namun, dalam pembalseman mummi jenazah, tenyata orang Mesir purba jauh lebih maju dari ilmu kedokteran mutakhir. Bahkan hingga kini para ahli jangankan mengungguli, menemukan formulanya pun belum dapat. Lalu sampai kapan ilmu mesir kuno ini dapat ditemukan ? Wallahu a’lam. Pengecualian tingginya ilmu kedokteran untuk mengawetkan mayat itu adalah wilayah kekuasaan dan ketentuan Tuhan. Hal itu untuk membuktikan janji Allah kepada Fir'aun, yang mengangkat dan menobatkan dirinya sendiri jadi Tuhan dan sangat terlambat bertaubat.

Inilah satu diantara semua kehebatan Al-qur’an sehingga seorang Maurice Bucaille secara jujur mengakui akan kebesaran Al-qur’an yang jauh lebih dahulu dari semua ilmu termasuk kedokteran. Disinilah yang perlu disikapi bagi pembaca yang beriman, kelak jika datangnya Nuzulul Qur’an janganlah Cuma membekas pada seremonialnya, namun kita sebagai muslim harus dapat mengkaji semua ilmu yang dikandung dalam Al-Qur’an ini. (Imm)

Kesedihan saudara muslim kita di Palestina

Kesedihan saudara muslim kita di Palestina
Teman-teman pembaca yang soleh, kalian tahu nggak Palestina. Salah satu Negara Timur Tengah yang letaknya dekat laut merah atau tempat berdirinya masjidil Aqsa. Masjid bersejarah dimana nabi Muhammad melakukan Isro’ Mi’roj naik ke Sidratul Muntaha atau langit ketujuh menerima perintah langsung dari Allah untuk melakukan shalat lima waktu.

Dinegeri ini saudara-saudara muslim kita sebenarnya sangat banyak, namun kehidupannya sehari-harinya sangat menyedihkan. Mereka selalu dimusuhi oleh orang-orang kafir, yaitu Israel atau bangsa Yahudi yang dibantu Amerika. Rakyat Palestina selalu dikejar-kejar, ditangkap, ditembaki bahkan dibunuh. Banyak sekali yang terluka atau kehilangan anggota badannya dan dirawat dirumah sakit. Ada yang tangan atau kakinya terpotong atau cacat tubuh lainnya. Gedung-gedung, bangunan, sekolahan, rumahsakit, bahkan masjidpun banyak yang hancur akibat dibom Israel. Saudara-saudara muslim kita disana banyak yang kehilangan orang tuanya atau anggota keluarganya.
Hampir setiap hari melihat orang berlarian kesana kemari dengan senjata ditangan dan suara-suara dar..der…dor..terus. Bahkan kadang-kadang juga terdengar ledakan bom.
Tapi perlawanan dari para pemuda Palestinapun tak kalah serunya. Meski hanya bersenjatakan batu yang dilemparkan, mereka tak pernah takut menghadapi tentara Israel yang bersenjata lengkap dan modern. Para pejuang berani mati sahid demi membela agama dan tanah airnya.

Kasihan sekali saudara-saudara muslim disana. Cita-citanya yang semula ingin menjadi dokter, penerbang, Presiden atau tenaga ahli lainnya menjadi sulit terwujud karena tidak bisa sekolah lagi. Mereka banyak yang bingung dan ketakutan. Mau pergi kesekolah tidak bisa, mengaji kemasjid khawatir ditembak, apalagi bermain-main seperti kita. Bahkan rumahnya pun banyak yang hancur. Mereka kebingungan mencari tempat untuk tinggal dan harus hidup ditenda-tenda pengungsian, sedang untuk makan sehari-hari mengandalkan bantuan dari Negara-negara tetangga.

Bersyukurlah kita yang ada di sini. Hidup aman, damai, dan tenteram. Sehingga bebas untuk belajar disekolah, beribadah, menuntut ilmu agama, serta bermain-main dengan teman-teman. Tak ada rumah yang hancur dibom maupun orang saling tembak menembak.
Tapi kita tidak boleh terlalu senang, sebab saudara-saudara muslim yang diPalestina masih tengah berjuang membela tanah airnya. Dan mereka butuh bantuan apa saja seperti makanan, obat-obatan dan yang lainnya.

Sebagai sesama umat muslim kita harus turut memikirkan penderitaan dan perjuangan mereka.
Raslullah pernah bersabda :
''Orang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lainnya, maka janganlah berlaku aniaya kepadanya, janganlah menelantarkannya, janganlah membohonginya, dan jangan merendahkannya. Takwa itu di sini (beliau sambil menunjuk ke arah dadanya dan mengulanginya sampai tiga kali). Cukuplah seseorang dikategorikan jelek apabila ia merendahkan saudaranya sesama Muslim. Darah, harta, dan kehormatan setiap Muslim adalah haram bagi Muslim yang lain”.(HR Muslim).
Lalu bagaimana cara kita membantu mereka ? sedangkan jarak antara Indonesia dan Palestina sangat jauh.
Caranya dengan mendoakan agar saudara-saudara muslim Palestina agar diberi keselamatan dan kemenangan oleh Allah. Dan tugas kita sekarang belajar yang rajin dan tekun beribadah sehingga menjadi anak yang pandai sehinga tidak bisa dibohongi atau dijajah oleh bangsa lain. (Haidar) Suri tauladan

MENSYUKURI ALAM CIPTAAN ALLAH

MENSYUKURI ALAM CIPTAAN ALLAH
LlILIPUT
Setelah usai melaksanakan tes kenaikan anak kelas, anak-anak hatinya lega sedikit, karena bebannya agak berkurang. Namun masih diliputi kecemasan untuk menunggu hasil penerimaan rapor kenaikan.

Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, setelah para orang tua murid mengambil rapor,….ternyata Haidar dan teman-temannya naik kelas semua. Anak-anak bersyukur kepada Allah karena usaha dan do’anya dikabulkan. Haidarpun pun tak lupa sujud syukur karena dapat mempertahankan rangking pertamanya.

Musim liburan telah tiba, anak-anak mulai merencanakan berbagai kegiatan untuk mengisi selama liburan. Zaky memilih pulang kedesa untuk mengunjungi neneknya. Febri, Firman, Santi dan Dinda hanya mengisi liburan dengan bermain-main dirumah saja, sedang Haidar, Alif, Yusak, Gusti dan sebagian teman-temannya merencanakan pergi kedaerah hutan wisata dan air terjun Semirang yang letaknya dilereng gunung Ungaran dan dipandu oleh gurunya pak Udin.

Pukul tujuh tepat, mereka berkemas untuk berangkat kearah selatan kota Semarang dengan meniki bus. Setelah sampai diterminal Babatan rombongan mulai jalan kaki menuju lokasi. Kurang lebih perjalanan satu jam akhirnya tibalah mereka ditempat yang dinamakan Semirang. Meskipun kelelahan anak-anak tetap merasa senang melihat panorama hutan yang masih asli, lebih-lebih dengan air terjunnya. Dengan agak sedikit kedinginan Haidar dan sebagian kawan-kawannya mulai terjun ketelaga dibawahnya yang airnya sangat-sangat jernih, bahkan untuk diminumpun terasa segar. Sebagian anak-anak lainnya jalan-jalani minikmati keindahan hutan lindung yang masih asli.

Setelah semuanya puas anak-anak mulai berkumpul kembali. Usai makan siang dan salat Dzuhur, semuanya duduk melingkar untuk memulai berdiskusi yang dipimpin oleh pak Udin.

Beliau mulai menerangkan tentang keindahan alam semesta ciptaan Allah ini,
“Anak-anak, keindahan hutan dan air terjun ini siapa yang membuat ?” Tanya pak Udin. Semuanya serentak menjawab“Allah..!!!”. “Bagus, bagus, kalau ini ciptaan Allah kita harus mensyukuri, karena semua ini diciptakan untuk manusia dan kita harus turut memelihara agar alam ini tidak rusak oleh tangan-tangan jahil. Contohnya, lihatlah dibatu besar belakang kalian. Itu ada tulisan dan corat-coret dari orang-orang yang usil.
Hal-hal seperti inilah yang termasuk merusak keindahan alam, apalagi sampai mencemari alam, penebangan hutan secara liar sehingga terjadi tanah longsor dan banjir. Yang rugi siapa ?kan kita sendir kan ?”.
“Kemudian, air yang jernih itu diciptakan untuk siapa? Tanya pak Udin.”Untuk kita dan makhluk hidup dibumi ini pak”. Jawab Haidar. “Bagus kamu Haidar. Jadi ingat jangan sekali-kali kita mengotori apalagi sampai mencemar air. Akan sangat berbahaya bagi kehidupan semua nakhluk hidup. Contohnya limbah dari pabrik-pabrik yang mengandung bahan-bahan kimia berbahaya dibuang seenaknya, seperti di teluk Buyat Sulawesi utara maupun ditempat lainnya. Dampaknya, air tercemar dan makhluk hidup yang ada disekitarnya akan rusak dan mati. Belum lagi banjir yang terjadi diberbagai daerah dinegeri kita ini. Itu salah satu akibat dari hutan-hutan banyak yang ditebangi untuk dijadikan perkebunan, hotel-hotel, perumahan dan yang lain-lainnya, lalu siapa yang kena dampaknya, manusia itu sendiri kan?. Padahal didalam Al Qur’an Allah telah menyebutkan dalam surat Ar Rum ayat 41 yang artinya begini, ’Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)’, tapi mereka tidak pernah menyadari. Mereka hanya mementingkan dirinya sendiri, mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa menyadari bahaya besar yang ditimbulkan akibat ulahnya”.

Anak-anak terdiam dan merenungi apa yang baru saja dikatakan pak Udin. Setelah diskusi selesai sambil melihat-lihat alam panorama yang indah anak-anak terus mengagumi alam ciptaan Allah.

Sesampai dirumah masing-masing, Haidar beserta teman-temannya mulai menyayangi lingkungan alam sekitarnya seperti menanam tumbuh-tumbuhan disekeliling pekarangan rumah, membersihkan, merawat dan menyiraminya. Untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, mereka selalu membersihkan saluran-saluran yang kotor dan tersumbat maupun sampah yang tidak pada tempatnya. (kak Imam)