Tampilkan postingan dengan label Hadis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadis. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Maret 2008

Mutiara Hadist


Muslim ( orang Islam ) adalah “saudara” bagi orang Islam lainnya,

Dia tidak menganiayanya dan tidak pula menyerahkannya kepada musuhnya ( tidak juga meninggalkannya tanpa pertolongan ),

Barangsiapa menolong saudaranya untuk memenuhi hajatnya,
Maka Allah bersamanya dalam memenuhi hajatnya,

Dan barangsiapa melapangkan suatu kesusahan dari seorang muslim,
Maka Allah akan melapangkan baginya suatu kesusuhan dari kesusahan di hari qiamat,

Barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim,
Maka Allah menutupi aibnya di hari qiamat.
(HR. Muslim)

Jumat, 26 Oktober 2007

Daarut-tauhid

Daarut-tauhid

"Sesungguhnya Allah swt. berfirman pada hari kiamat: "Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku ? Hari ini akan Aku naungi (tolong) mereka, dimana tidak ada naungan (pertolongan) yang lain selain dari-Ku." (HR Muslim)


“Dua mata yang tidak disentuh api neraka, mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga-jaga di jalan Allah." (HR.Tirmidzi)

“Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia mengujinya. Jika ia bersabar, maka Dia memilihnya. Dan jika ia rela, maka Dia mengutamakannya di sisi-Nya.”(Al-Hadits)

Siam

Siam
Shaum atau puasa secara bahasa bermakna al-imsak atau menahan diri dari sesuatu seperti menahan diri dari makan atau berbicara. Makna shaum seperti ini dipakai dalam ayat ke-26 surat Maryam.

     • •             
"Maka makan dan minumlah kamu, wahai Maryam, dan tenangkanlah hatimu; dan jika kamu bertemu seseorang, maka katakanlah saya sedang berpuasa dan tidak mau berbicara dengan siapapun."

Sedangkan secara istilah, shaum adalah menahan dari dari dua jalan syahwat, mulut dan kemaluan, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan pahala puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.


Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda, "Apabila datang bulan puasa, dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka." (Bukhari dan Muslim)



.







Rasulullah saw. juga bersabda, "Apabila datang malam pertama bulan
Ramadhan, para setan dan jin kafir akan dibelenggu. Semua pintu
neraka ditutup sehingga tidak ada satu pintu pun yang terbuka; dan
dibuka pintu-pintu surga sehingga tidak ada satu pun yang tertutup.
Lalu terdengara suara seruan, "Wahai pencari kebaikan, datanglah!
Wahai pencari kejahatan, kurangkanlah. Pada malam itu ada orang-orang
yang dibebaskan dari neraka. Dan yang demikian itu terjadi pada
setiap malam." (Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Keutamaan Puasa Ramadhan

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan penuh harap, akan diampuni dosa- dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat malam pada bulan
puasa, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Bukhari dan Muslim)

Waktu Berpuasa

Ibadah puasa dimulai sejak masuknya fajar shadiq (waktu shalat Subuh) hingga terbenamnya matahari (masuk waktu shalat Maghrib). Allah menerangkan di dalam al-Qur'an dengan istilah benang putih dari benang hitam.

Sunnah-sunnah Dalam Berpuasa

Sebelum berpuasa, disunnahkan mandi besar dari junub, haidh, dan nifas. Bagi orang yang berpuasa, disunnahkan melambatkan makan sahur
dan menyegerakan berbuka. Berdo'a sebelum berbuka.

Agar amalan puasa tidak rusak dan pahalanya tidak gugur, orang yang
berpuasa disunnahkan menjaga anggota badan dari maksiat, meninggalkan
obrolan yang tidak berguna, meninggalkan perkara syubhat dan
membangkitkan syahwat.

Disunnahkan memperbanyak tilawah Al-Qur'an, memberi makan orang puasa
untuk berbuka, dan memperbanyak sedekah. Di sepuluh hari terakhir,
sangat dianjurkan beri'tikaf.

Yang Dibolehkan Tidak Berpuasa

1. Orang yang safar (dalam perjalanan). Tapi, ada ulama yang memberi
syarat. Seseorang boleh tidak berpuasa di bulan Ramadhan dan
menggantinya di bulan lain, jika safarnya menempuh lebih dari 89 km
dan safarnya bukan untuk maksiat serta perjalanannya dimulai sebelum
fajar. Namun Imam Hanbali membolehkan berbuka, walaupun safarnya
dimulai pada siang hari. Alasan dibolehkannya berbuka adalah karena
safar mengandung masyaqqah (kesusahan). Jika seseorang yang safar
mengambil rukshah ini, ia wajib mengganti puasanya itu di hari lain
sejumlah hari ia tidak berpuasa.

2. Orang yang sedang sakit. Sakit yang masuk dalam kategori ini
adalah sakit yang dapat menghambat kelangsungan ibadah puasa dan
berdampak pada keselamatan fisik jika dia tetap berpuasa. Untuk
memutuskan dan menilainya, diperlukan pendapat dokter. Jika seseorang
tidak berpuasa karena sakit, ia wajib mengganti puasa yang
ditinggalkannya di bulan lain ketika ia sudah sehat.

3. Wanita hamil dan ibu yang menyusui. Wanita hamil atau ibu menyusui
boleh tidak berpuasa, tapi harus menggantinya di hari lain. Jika dia
tidak berpuasa karena takut dengan kondisi dirinya sendiri, maka
hanya wajib bayar qadha' saja. Tapi jika dia takut akan keselamatan
janin atau bayinya, maka wajib bayar qadha' dan fidyah berupa memberi
makan sekali untuk satu orang miskin. Hal ini diqiyaskan dengan orang
sakit dan dengan orang tua yang uzur.

4. Orang yang lanjut usia. Orang yang sudah lanjut usia dan tidak
sanggup puasa lagi tidak wajib puasa, tapi wajib bayar fidyah dengan
memberi makan seorang miskin sebanyak hari yang ditinggalkan.

5. Orang yang mengalami keletihan dan kehausan yang berlebihan. Jika
kondisi itu dikhawatirkan mengganggu keselamatan jiwa dan akal, maka
boleh berbuka dan wajib qadha'.

6. Orang yang dipaksa (ikrah) tidak berpuasa. Orang seperti ini boleh
berbuka, tapi wajib mengqadha'.

Permasalahan Sekitar Puasa

1. Untuk puasa Ramadhan, wajib memasang niat berpuasa sebelum habis
waktu sahur.

2. Saat berpuasa seorang suami boleh mencium isterinya, dengan syarat
dapat menahan nafsu dan tidak merangsang syahwat.

3. Orang yang menunda mandi besar (janabah) setelah sahur atau
setelah masuk waktu subuh, puasanya tetap sah. Begitu juga dengan
orang yang berpuasa dan mendapat mimpi basah di siang hari, puasanya
tetap sah.

4. Dilarang suami-istri berhubungan badan di siang hari ketika
berpuasa. Hukuman bagi orang yang bersenggama di siang hari pada
bulan Ramadhan adalah memerdekakan budak. Jika tidak mampu
memerdekakan budak, suami-istri itu dihukum berpuasa dua bulan penuh
secaara berturut-turut. Jika tidak mampu juga, mereka dihukum memberi
makan 60 orang miskin sekali makan. Kalau perbuatannya berulang pada
hari lain, maka hukumannya berlipat. Kecuali, pengulangannya
dilakukan di hari yang sama.

5. Orang yang terlupa bahwa ia berpuasa kemudian makan dan minum,
maka puasanya tetap sah. Setelah ingat, ia harus melanjutkan puasanya
hingga waktu berbuka di hari itu juga.

6. Hanya muntah yang disengaja yang membatalkan puasa. Ada tiga
perkara yang tidak membatalkan puasa: bekam, muntah (yang tidak
disengaja), dan bermimpi (ihtilam). Sikat gigi atau membersihkan gigi
dengan syiwak diperbolehkan. Hal ini biasa dilakukan oleh Rasulullah
saw. Tapi, ada ulama yang memakruhkan menyikat gigi dengan pasta gigi
setelah matahari condong ke Barat.

7. Orang yang mempunyai hutang puasa tahun sebelumnya, harus dibayar
sebelum masuk Ramadhan yang akan berjalan. Jika belum juga
ditunaikan, harus dibayar setelah Ramadhan yang tahun ini. Tapi, ada
ulama berpendapat, selain harus diqadha' juga diwajibkan memberi
makan orang miskin.

8. Para ulama sepakat bahwa orang yang wafat dan punya utang puasa
yang belum ditunaikan bukan karenakan kelalaian tapi disebabkan ada
uzur syar'i seperti sakit atau musafir, tidak ada qadha yang harus
ditanggung ahli warisnya. Tapi jika ada kelalaian, ada sebagian ulama
mewajibkan qadha terhadap ahli warisnya dan sebagian lain mengatakan
tidak.

9. Bagi mereka yang bekerja dengan fisik dan terkategori berat –
seperti pekerja peleburan besi, buruh tambang, tukang sidang, atau
yang lainnya– jika berpuasa menimbulkan kemudharatan terhadap jiwa
mereka, boleh tidak berpuasa. Tapi, wajib mengqadha'. Jumhur ulama
mensyaratkan orang-orang yang seperti ini wajib baginya untuk sahur
dan berniat puasa, lalu berpuasa di hari itu. Kalau tidak sanggup,
baru boleh berbuka. Berbuka menjadi wajib, kalau yakin kondisi
ketidak sanggupan itu akan menimbulkan kemudharatan.

Birul Walidaun

Dari Abu Hurairah r.a, Ada seorang datang kepada Rasulullah s.a.w dan bertanya, Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli sebaik mungkin ? Rasulullah s.a.w menjawab, Ibumu. dia bertanya, Kemudian siapa ? Rasulullah s.a.w menjawab, Kemudian ibumu dia bertanya, Kemudian siapa ? Rasulullah s.a.w menjawab, Kemudian ibumu. dia bertanya lagi, Kemudian siapa? Rasulullah s.a.w menjawab lagi, Kemudian ayahmu.
Dan menghormati tamu itu sampai tiga hari kemudian selebihnya dari itu adalah sedekah" (HR. Bukhary dan Muslim).

Dari Abdullah bin Umar r.a katanya, Ada seorang datang kepada Nabi s.a.w memohon izin kepada beliau agar diperkenankan mengikuti perang. Nabi s.a.w bertanya: "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" orang itu menjawab: "Masih (mereka masih hidup)". Nabi s.a.w bersabda: "Berbuat baiklah kepada mereka, kemudian berperang" (HR Muslim)

"Untuk setiap kamu, bahagian-bahagian tubuh kamu dibentuk di dalam rahim ibu kamu dalam masa 40 hari." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a katanya, seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a.w "Ya, Rasulullah siapakah dari keluargamu yang paling berhak dengan kebaktianmu yang terindah?" Jawab beliau, "Ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian bapamu, kemudian terdekat kepadamu, yang terdekat." (Sahih Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Jangan membenci ayahmu. Orang yang membenci ayahnya adalah kafir." (Sahih Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Ada 2 perkara yang keduanya dapat menyebabkan mereka menjadi kafir yaitu mencela keturunan (orang lain) dan meratapi mayat." (Sahih Muslim)

Dari Abi Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Malanglah ia, malanglah ia, malanglah ia. Seorang yang hidup cukup lama menyaksikan hari tua ibu-bapaknya, tetapi gagal memperoleh surga (dengan jalan mengkhidmati mereka)." (HR Muslim)

Dari Ibnu Mas'ud r.a, seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a.w: "Manakah amal yang lebih utama?", Rasulullah s.a.w menjawab: "Solat pada waktunya, lalu berbakti kepada kedua orang tua, lalu jihad di jalan Allah" (Sahih Bukhari)

Dua perkara yang Allah menyegerakan hukumannya di dunia: Kezaliman, Mendurhakai kedua orang tua" (HR Bukhari)

"Siapa yang menziarahi kubur kedua atau salah seorang ibu bapanya sekali pada setiap Jumaat, niscaya diampunkan dosanya dan dia ditulis sebagai orang yang berbakti kepada kedua ibu bapanya." (HR Al-Hakim)

Adab/etika

Adab/etika
"Dari Abdullah bin Mas'ud r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Mencaci dan memaki orang-orang Islam adalah fasik dan memerangi mereka adalah kafir (HR Bukhari & Muslim)"

"Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Ya Allah, sesungguhnya aku hanyalah manusia. Setiap orang muslim yang aku caci maki atau aku kutuk atau aku pukul, maka jadikanlah itu sebagai zakat dan rahmat baginya. (HR Bukhari & Muslim)"

“Siapa yang menyakiti orang yang beriman, sama dengan jika dia membunuhnya. Dan siapa yang menuduh orang yang beriman sebagai kafir (kufr), sama dengan jika dia membunuhnya. (HR Bukhari)"



Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Bertakwalah kamu kepada Allah di mana saja kamu berada dan ikutilah kejahatan dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapuskannya dan berakhlaklah kepada manusia dengan akhlak yang mulia." (HR Bukhari & Muslim)

"Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abdullah bin 'Amr r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya orang-orang pilihan diantara kamu ialah yang paling indah budi pekertinya." (Sahih Muslim)

"Dua sifat yg tidak terdapat dalam hati seorang mukmin ialah: 1)kikir 2)budi pekerti yang jahat." (HR Tirmidzi)

Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Allah berkata, 'Jika Aku cabut dua benda (yaitu kedua belah mata) yang disayangi hambaku dan ia tetap bersabar, Aku akan membiarkannya masuk ke surga-Ku sebagai kompensasi untuknya.'" (HR Bukhari)


Dari Aisyah r.a katanya, Nabi s.a.w tidak pernah puasa sunat setiap bulan dalam setahun lebih banyak daripada puasanya di bulan Syaaban. Beliau bersabda:
"Beramallah kamu sesuai dengan kemampuanmu. Sesungguhnya Allah tidak pernah bosan (memberi pahala) sehingga kamu sendiri bosan beramal." (Sahih Muslim)

Seorang sahabat bertanya kepada Nabi s.a.w, "Amal perbuatan apakah yang paling disukai Allah?" Baginda s.a.w menjawab: "Amal yang kekal (dikerjakan) walaupun sedikit." (Sahih Bukhari)
"Amal yang paling dicintai Allah adalah yang ber-kesinambungan meskipun sedikit." (HR Bukhari, Muslim, Nasa'i, Abu Dawud, Ibnu Majah & Ahmad)

"Sesungguhnya (segala) amalan itu tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatinya. Barang siapa yang hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan mendapatkan Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang hijrah karena keduniaan atau karena ingin menikah dengan seorang wanita maka sebatas itulah yang bakal dicapainya." (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud & Tirmidzi)

"Sesungguhnya Allah SWT tidak menerima amal kecuali yang dilakukan dengan ikhlas, karena Dia dan dimaksudkan untuk keridlaan-Nya" (HR Nasaai)

"Orang yang bijaksana adalah yang mengoreksi dirinya dan segera beramal sebagai bekal untuk hari Akhirat. Dan orang yang lemah adalah yang selalu memperturutkan hawa nafsu, di samping itu ia mengharapkan berbagai angan-angan kepada Allah SWT" (HR Tirmidzi, Ibnu Majah & Ahmad)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sedekah, tidaklah mengurangi harta, Allah tidaklah menambah kepada seorang hamba yang pemaaf, kecuali kewibawaan dan seseorang yang merendah diri karena Allah, tidaklah mendapatkan kecuali Allah akan meninggikan derajatnya." (Sahih Muslim)


Pada suatu hari Rasulullah s.a.w mencium Al-Hassan atau Al-Hussien bin Ali r.a Ketika itu Aqra' bin Habis At-Tamimiy sedang berada di rumah baginda. Berkata Aqra': "Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium seorang pun dari mereka." Rasulullah melihat kepada Aqra' kemudian berkata: "Siapa yang tidak mengasihi tidak akan dikasihi." (HR Bukhari & Muslim)

"Kasihanilah, kamu akan dikasihani. Ampunilah, kamu akan diampuni. Celakalah mulut-mulut (yang membocorkan rahasia). Celakalah orang-orang yang terus membuat dosa padahal mereka tahu" (HR Ahmad & Bukhari)

Dari Abu Sa'id Al-Khudri dan Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Keletihan (karena kerja keras), penyakit, kesedihan, kepiluan, luka, dan musibah yang menimpa seorang muslim, dan ia menerimanya dengan penuh kesabaran, adalah kiffarah Allah yang menghapuskan sebagian dari dosa-dosanya." (HR Bukhari)

"Sesungguhnya Allah s.w.t menyukai apabila seseorang kamu bekerja dia melakukan dengan tekun." (HR Abu Dawud)

"Sesungguhnya Allah menyukai apabila seorang melakukan pekerjaannya, dia akan memperbaikinya (iaitu melakukan dengan sebaik-baiknya.)" (HR Thabrani)

Dari Ibnu Abbas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berduaan saja dengan seorang wanita, tanpa didampingi seorang mahram." Lalu ada seorang laki-laki berdiri dan berkata: "Isteri saya pergi haji, sedangkan saya telah ditetapkan untuk ikut dalam peperangan ini dan peperangan itu." Rasul berkata: "Kembalilah, dan pergilah haji bersama dengan isterimu." (HR Bukhari)


Dari Abu Sa'id Al-Khudri dan Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Keletihan (karena kerja keras), penyakit, kesedihan, kepiluan, luka, dan musibah yang menimpa seorang muslim, dan ia menerimanya dengan penuh kesabaran, adalah kiffarah Allah yang menghapuskan sebagian dari dosa-dosanya." (HR Bukhari)

"Sesungguhnya Allah s.w.t menyukai apabila seseorang kamu bekerja dia melakukan dengan tekun." (HR Abu Dawud)

"Sesungguhnya Allah menyukai apabila seorang melakukan pekerjaannya, dia akan memperbaikinya (iaitu melakukan dengan sebaik-baiknya.)" (HR Thabrani)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Setiap anggota manusia harus bersedekah setiap hari, mendamaikan orang bersengketa adalah sedekah, menolong seseorang mengangkat barang ke dalam kenderaan adalah sedekah, kata-kata manis adalah sedekah, setiap langkah menuju ke tempat sembahyang adalah sedekah dan menjauhkan bahaya yang mengganggu lalu lintas adalah sedekah." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Sedekah yang terbaik ialah yang dilakukan oleh orang kaya. Mulailah memberi sedekah kepada orang yang menjadi tanggungjawabmu." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan mata air atau rembesan adalah sepersepuluh (sepuluh persen), dan yang disiram dengan onta (tenaga angkutan) seperduapuluh (lima persen)." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Ahli warisku tiada mempusakai dinar dan dirham. Apa yang aku tinggalkan, selain dari belanja isteriku dan keperluan pembantuku adalah untuk sedekah." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Wanita yang suaminya ada, tidak boleh berpuasa kecuali dengan seizin suaminya, tidak boleh mengizinkan orang lain masuk rumah suaminya, sedangkan si suami ada, kecuali dengan seizin suaminya. Semua yang dia infakkan dari hasil kerja suaminya tanpa perintah suaminya, maka separoh pahalanya adalah milik sang suami" (HR Muslim)

Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Seandainya seorang Mukmin menanam tumbuhan dan manusia atau binatang memperoleh manfaat darinya, maka akan dihitung baginya sebagai sedekah." (Sahih Bukhari)

Dari Adi bin Hatim r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa di antara kalian ingin menutup dirinya dari neraka hanya dengan separoh kurma, maka hendaklah dia melakukannya" (HR Muslim)

Dari Asma binti Abu Bakar r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Janganlah engkau menahan-nahan (harta), oleh karena Allah akan menahan anugerah-Nya darimu. Berikanlah (di Jalan Allah) sesuai dengan kemampuanmu." (Sahih Bukhari)

"Berilah apa yang engkau mampu dan janganlah engkau menahan untuk bersedekah lalu ditahan oleh Allah rezekimu" (HR Muslim & Nasaai)

Dari 'Adi bin Hatim r.a, bahwa Rasulullah s.a.w menyebut neraka, lalu memalingkan mukanya dan memohon berlindung dari neraka. Kemudian beliau menyebutnya sekali lagi, lalu memalingkan mukanya dan memohon berlindung dari neraka. Kemudian beliau bersabda: "Jaga dirimu dari api neraka meskipun dengan sedekah separuh dari sebiji kurma, maka jika tidak dapat maka sepatah kata yang baik." (HR Bukhari)

"Jaga dirimu dari api neraka meskipun dengan sedekah separuh dari sebiji kurma, maka jika tidak dapat maka sepatah kata yang baik." (Sahih Bukhari & Muslim)

"Sedekah itu bermula dengan dirimu, kemudian keluargamu, Jika berlebihan maka untuk kerabatmu dan seterusnya". (HR Nasaai)

"Buangkanlah rintangan (halangan) dari jalan, karena sesungguhnya ia sedekah bagimu" (HR Bukhari)

"Hai anak Adam! Jika engkau memberikan apa yang lebih dari milikmu maka akan lebih baik untuk mu dan jika engkau menahannya akan berbahayalah bagimu. Engkau tidak akan tercela akan kesederhanaan mu. Dahulukan orang-orang yang menjadi tanggungan mu. Tangan di atas (yang memberi) lebih mulia daripada tangan yang di bawah (yang menerima)" (HR Muslim)

"Orang yang paling mulia adalah orang yang paling bertaqwa" (HR Bukhari & Muslim)

"Sesungguhnya nasab-nasabmu ini bukan menjadi sebab kamu boleh mencaci kepada seseorang; kamu semua adalah anak-cucu Adam ... Tidak ada seorangpun yang melebihi orang lain, melainkan karena agama dan taqwanya" (HR Ahmad)

"Manusia seluruhnya berasal dari Adam dan Hawa. Sedang Allah tidak menanyaimu tentang keturunanmu dan nasabmu nanti pada hari kiamat; sesungguhnya semulia-mulia kamu di hadapan Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu." (HR Ibnu Jarir)

Dari Aisyah r.a ia berkata, Aku sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah s.a.w melakukan salat Duha tetapi akulah yang sering melakukannya. Rasulullah s.a.w meninggalkan suatu amal, padahal beliau suka melakukannya, itu adalah karena beliau khawatir kalau amal itu lalu diikuti oleh massa yang mengakibatkan diwajibkan atas mereka. (HR Muslim)

Dari Aisyah r.a katanya, Nabi s.a.w tidak pernah puasa sunat setiap bulan dalam setahun lebih banyak daripada puasanya di bulan Syaaban. Beliau bersabda:
"Beramallah kamu sesuai dengan kemampuanmu. Sesungguhnya Allah tidak pernah bosan (memberi pahala) sehingga kamu sendiri bosan beramal." (Sahih Muslim)


"Barangsiapa yang ingin doanya dikabulkan Allah dalam bahaya dan kesusahan, hendaklah dia banyak berdoa dalam kesenangan." (HR Tarmizi)

"Semoga keselamatan (dilimpakan) atas kalian wahai penghuni kubur dari orang-orang Mukmin dan Muslim, sedangkan kami insya Allah akan menyusul kalian, kami mohon kepada Allah (semoga) untuk kami dan kalian (diberi) afiat." (HR Muslim) -975 dari Buraidah).

"Istighfar yang paling utama yaitu hendaklah hamba itu mengucapkan : "Ya Allah, Engkau adalah pemelihara hamba, tiada tuhan melainkan Engkau yang telah menjadikan hamba ini atas janji-Mu, dan akan menepati janji-Mu sekuat-kuatnya hamba, dan hamba berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang hamba perbuat, hamba akui nikmat-Mu yang dilimpahkan kepada hamba, dan hamba akui dosa hamba, maka ampunilah hamba, karena tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa hamba selain Engkau"(HR. Bukhary dari Syaddad bin Aus R.A.).

Rasulullah s.a.w bersabda: "Jangan engkau terlalu banyak tertawa, sebab yang demikian dapat mematikan hati nurani (sehingga tidak dapat menerima nasihat yang baik) serta menghilangkan kewibawaan."
Yaa Alloh.. Aku berlindung kepada Mu dari Kesedihan dan Duka Nestapa... Aku berlindung dari sifat Pengecut dan Bakhil... Aku berlindung kepada Mu dari Menumpuknya Hutang dan Tekanan dari Orang lain... 4Do'a
"Jangan kamu menjadi orang yang 'ikut-ikutan' dengan mengatakan kalau orang lain berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat baik dan kalau mereka berbuat zalim kami pun akan berbuat zalim. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan prinsip, kalau orang lain berbuat kebaikan kami berbuat kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan kami tidak akan melakukannya." (HR Tirmidzi, Hadits Qudsi)

Anas b. Malik r.a. mengkhabarkan; "Apabila Nabi s.a.w. hendak masuk ke tandas beliau membaca, Ya, Allah! Saya berlindung dengan Engkau dari bahaya kotoran dan dari segala macam yang membahayakan." - Sahih Bukhari


Dari Anas bin Malik r.a katanya, Nabi s.a.w pernah menceritakan tentang dosa-dosa besar. Baginda bersabda: "Menyekutukan Allah, menghardik kedua-dua ibu bapa, membunuh dan berkata dengan kata-kata palsu." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Ayyub Al Anshari r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Seandainya kamu sekalian tidak mempunyai dosa sedikitpun yang patut diampuni Allah, niscaya Allah akan mendatangkan suatu kaum yang penuh dosa untuk diberikan ampunanNya bagi mereka." (HR Muslim)

Dari Ali r.a, Rasulullah s.a.w telah menuturkan kepadaku empat kalimat:
"Allah melaknat orang yang menyembelih binatang dengan berniat bukan Lillah, Allah melaknat orang yang melaknat kedua orang tuanya, Allah melaknat orang yang melindungi seorang pelaku kejahatan, Allah melaknat orang yang merubah tanda batas tanah." (HR Muslim)

"Sesungguhnya, Allah s.w.t mengharamkan atas kalian: durhaka kepada para ibu, menguburkan anak perempuan hidup-hidup dan menolak kewajiban. Dia juga membenci pada kalian: Banyak bicara, banyak bertanya dan menghambur-hamburkan harta." (HR Muslim)




"Apabila salah seorang di antara kamu minta nasehat kepada saudaranya, maka nasehatilah dia." (HR Ahmad)

"Agama itu nasihat." Tanya sahabat: "Bagi siapa?" Jawab baginda: "Bagi Allah dan bagi kitabNya dan bagi rasulNya dan imam-imam kaum muslimin dan bagi orang ramai" (HR Muslim)

Dari Aisyah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Jangan seseorang berkata 'diriku buruk' tetapi katakan 'diriku kurang'." (HR Muslim)

Dari Abu Dzar r.a, Rasulullah s.a.w pernah berkata kepadanya: "Lihatlah, sesungguhnya engkau tidak lebih baik daripada orang yang berkulit merah dan tidak pula lebih dari orang yang berkulit hitam, melainkan kamu lebihkan dirimu dengan taqwalah." (HR Ahmad)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa kamu dan kekayaan kamu, tetapi Allah melihat hati kamu dan amal kamu." (Sahih Muslim)


Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit melainkan Ia juga menurunkan obat untuknya." (HR Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Bagi setiap penyakit yang diturunkan Allah, ada obatnya yang juga diturunkanNya." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Barangsiapa mati karena penyakit perut adalah mati syahid. Barangsiapa mati karena penyakit kolera adalah mati syahid." (Sahih Bukhari)

Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Mati karena penyakit taun merupakan syahid bagi setiap orang muslim." (HR Bukhari & Muslim)

"Wahai hamba-hamba Allah, hendaklah kamu berobat karena sesungguhnya Allah tidaklah mengenakan penyakit melainkan menyediakan obat selain satu penyakit yaitu tua." (HR Ahmad)

"Apabila orang mukmin redha dengan kesakitan, sakit itu menjadi pembersih dosa-dosanya" (HR Bukhari)

"Jika sakit seorang hamba hingga 3 hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya." (HR Thabarani)

Iman kepada Rasulullah saw

Iman kepada Rasulullah saw

"Dari Ali r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Janganlah kamu mendustakan aku, karena sesungguhnya orang yang berani mendustakan aku, akan masuk neraka. (HR Muslim)"

"Rasulullah s.a.w bersabda: "Adalah para nabi diutus untuk kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia". (HR Bukhari & Muslim)

"Dari Ali r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Janganlah kamu mendustakan aku, karena sesungguhnya orang yang berani mendustakan aku, akan masuk neraka. (HR Muslim)"

"Dari Abdullah bin Mas'ud r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Orang-orang dari generasiku adalah yang terbaik, kemudian generasi setelah mereka, dan generasi setelahnya. Setelah itu akan muncul generasi yang kesaksiannya mendahului sumpah mereka dan sumpahnya mendahului kesaksian mereka." (HR Bukhari)"

"Sesiapa yang mentaati aku sesungguhnya dia telah mentaati Allah dan sesiapa yang mendurhakai aku sesungguhnya dia telah mendurhakai Allah; dan sesiapa yang mentaati amirku sesungguhnya dia telah mentaati aku, dan sesiapa yang mendurhakai amirku sesungguhnya dia telah mendurhakai aku" (HR Bukhari)

"Semua ummatku akan memasuki syurga kecuali yang enggan memasukinya. Siapa yang mentaatiku akan memasuki syurga, dan siapa yang mendurhakaiku, maka dialah orang yang enggan memasuki syurga." (HR Bukhari)

"Apa saja yang telah kularang kepadamu maka jauhilah dan apa saja yang telah kuperintahkan kepadamu maka kerjakanlah menurut kemampuanmu (sedapat-dapatmu)" (HR Bukhari dan Muslim)

"Barangsiapa dari umatku membaca selawat atasku satu kali Allah menetapkan untuknya sepuluh kebaikan, menghapuskan daripadanya sepuluh keburukan, mengangkat untuknya sepuluh darjat." (HR Ahmad)



Dari Umar bin Khattab r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Sesungguhnya Allah akan mengangkat martabat beberapa golongan dan merendahkan yang lain karena Al-Quran". (HR Muslim)

Dari Aisyah r.a, Pada suatu malam Rasulullah s.a.w mendengar seorang lelaki membaca Al-Quran, lalu baginda bersabda:
"Semoga Allah merahmatinya karena sesungguhnya beliau telah mengingatkan aku ayat-ayat yang hampir aku lupa dari surah ini dan surah ini" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Aisyah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Orang yang membaca Al-Quran itu akan bersama para Rasul yang mulia. Adapun orang yang lemah tersendat-sendat (kesulitan) ketika membaca Al-Quran dan dia memang berkeinginan untuk membaca Al-Quran, maka dia berhak mendapat dua pahala" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Tamim r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa yang membaca seratus ayat (dari Al-Quran) pada waktu malam, maka akan dicatat pahalanya seperti pahala sembahyang malam." (HR Ahmad)

Dari Abdullah bin Mas'ud r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Quran), maka dia akan memperoleh pahala satu amal kebajikan, dan pahala satu amal kebajikan dilipatkan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan bahwa Alif-lam-mim itu satu huruf, tetapi alif adalah satu huruf, lam adalah satu huruf, dan mim juga satu huruf" (HR Tarmizi)

Dari Abdullah bin Mas'ud r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Sangat buruk sekali apabila seseorang daripada kamu mengatakan aku lupa ayat ini, ayat ini, tetapi sebenarnya dia dilupakan. Senantiasalah membaca Al-Quran karena sesungguhnya Al-Quran itu lebih mudah hilang dari dada manusia berbanding unta yang tercabut tali ikatan dari sendi kakinya" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Ibnu Mas'ud r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa membaca surah Al-Waqi'ah pada tiap malam, maka tidak akan menderita kemiskinan untuk selamanya." (HR Al-Baihaqi)

Dari Al-Bara' bin Aazib r.a, ia berkata:
“Seorang lelaki sedang membaca surah Al-Kahfi dan bersamanya seekor kuda yang terikat dengan tali panjang, tiba-tiba kepulan awan datang menutupi kuda dan berputar di sekitar kudanya. Keadaan ini membuat kudanya lari. Apabila tiba waktu pagi, beliau datang menemui Nabi s.a.w dan memberitahu hal tersebut kepada baginda, lalu baginda bersabda: "Itulah ketenangan yang diturunkan karena Al-Quran" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Musa r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Senantiasalah membaca Al-Quran ini. Demi Allah dan jiwa Muhammad yang berada di tanganNya. Sesungguhnya Al-Quran itu lebih mudah hilang dari ingatan berbanding dengan unta yang tercabut tali ikatan" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Satu perkara yang diizinkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad s.a.w ialah membaca Al-Quran secara berlagu" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Umamah Al-bahili r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
“Bacalah Al-Quran. Karena ia pada hari kiamat nanti akan datang untuk memberikan syafaat kepada para pembacanya." (Sahih Muslim)

Dari Abu Dzar r.a., Rasulullah s.a.w bersabda:
"Sesungguhnya Allah telah menutup surah Al-Baqarah dengan dua ayat yang diberikan kepadaku dari perbendaharaan dibawah arsy, maka pelajari olehmu dan ajarkan pada isteri dan anak-anakmu, sebab itu sebagai salat dan bacaan serta doa." (HR Al-Haakim)

Dari Ibnu Umar r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Tidak boleh berhasad dengki kecuali pada dua perkara yaitu terhadap seseorang yang dianugerahkan Al-Quran dan dia membacanya sepanjang siang dan malam. Juga terhadap seseorang yang dikurniakan Allah harta kekayaan lalu dia membelanjakannya dengan baik" (HR Bukhari & Muslim)

Dari Jundab bin Abdullah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Bacalah (dan pelajari) Al-Quran selama hatimu bersetuju dengan tafsirnya. Tetapi jika kamu memiliki pendapat yang berbeda (dalam masalah makna dan interpretasi) maka berhentilah membacanya (untuk sementara waktu)." (HR Bukhari)

"Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya" (HR Bukhari)

"Pelajarilah Al Quran dan bacalah dia, karena orang yang mempelajari Al Quran, membacanya dan menggunakannya dalam sholat tahajud ibaratnya seperti sebuah karung terbuka yang penuh kesturi. Baunya semerbak memenuhi ruangan. Sedang orang yang membaca dan mempelajari Al Quran namun tidur pulas sementara Al Quran ada dalam hatinya ibaratnya sebuah karung yang penuh kesturi, namun karungnya tertutup." (HR Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah & Ibnu Khabban)

"(Isi) Al-Quran yang paling utama adalah: 'Alhamdu lillaahi Rabbil'aalamin'" (HR Haakim & Baihaqi)

"Sesungguhnya orang yang tidak ada didalam rongganya sesuatu dari Al Quran maka ia laksana rumah yang runtuh." (HR Tirmidzi)

"Sesiapa yang membaca 10 ayat terakhir daripada surah al-Kahfi, maka terpeliharalah ia daripada fitnah ujian Dajjal." (HR Muslim)

"Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan! Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah". (HR Muslim)

"Perumpamaan seseorang yang menghafal Al-Quran adalah seperti tuan kepada beberapa ekor unta yang diikat. Jikalau dia tetap mengikatnya maka dia akan dapat mengawalnya, dan jikalau dia melonggarkannya maka unta-unta tersebut akan lari." (Sahih Bukhari)

"Kalian mesti senantiasa membaca Al-Quran karena ia dapat luput dari hati kalian sebagaimana unta yang lepas lari." (Sahih Bukhari)

"Tidaklah beriman dengan Al-Quran oleh orang yang menghalalkan apa yang diharamkan oleh Al-Quran" (HR At-Tirmizi)

Sihir

"Lima macam dosa yang tidak ada tebusannya yaitu syirik terhadap Allah, membunuh orang tanpa hak, membuat tuduhan palsu terhadap seorang Muslim, lari dari barisan kaum Muslimin dalam peperangan dan sumpah palsu untuk mengambil hak orang lain." (Sahih Ahmad)

"Orang yang jahat akan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya, dengan santai dapat diusirnya hanya dengan mengibaskan tangan. Adapun seorang mukmin melihat dosa-dosanya bagaikan duduk di bawah kaki gunung yang siap menimpanya." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Syaitan datang kepada salah seorang di antara kamu, lalu berkata: 'Siapakah yang menciptakan ini dan siapakah yang menciptakan ini', hingga dikatakan: 'Siapakah yang menciptakan Tuhanmu?' Apabila sampai di situ, maka berlindunglah kepada Allah dan berhentilah." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa yang mendatangi kahin (dukun) dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam." (HR Abu Dawud)

Dari Ibnu Abbas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa yang mengambil sepotong dari ilmu nujum (ramalan perbintangan), maka berarti dia mengambil sepotong dari ilmu sihir, bertambah ilmu nujumnya bertambah pula sihirnya" (HR Abu Dawud & Ibnu Majah)

Dari Anas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Tidak ada sembelihan di kuburan dalam Islam." (HR Abu Dawud)

Dari Jabir r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Pintu maghfirah (ampunan) Allah atas hamba-Nya selalu terbuka selama belum tertutup oleh dinding. Bertanya seseorang, Apakah dinding itu ya Rasulullah? Yaitu, syirik kepada Allah, jawab beliau" (HR Abu Ya'la)

Dari Mu'awiyah bin Al Hakam r.a,
"Diantara kami ada yang mempercayai burung (menggantungkan nasib pada burung)". Jawab Rasulullah s.a.w, "Itu hanya kepercayaan saja dalam hati mereka dan sukar dicegahnya. Tetapi burung itu jangan menghentikan mereka dari maksud yang baik" (HR Muslim)

Dari Abu Zar r.a, Rasululah s.a.w bersabda:
"Fikirkanlah mengenai segala makhluk Allah, dan janganlah Allah, dan janganlah kamu memikirkan tentang zat Allah, karena yang demikian menyebabkan kamu binasa (dalam kesesatan)." (HR Abu Al-Sheikh)
Beberapa orang bertanya kepada Rasulullah s.a.w tentang dukun (ramal). Jawab Nabi s.a.w, "Mereka bukan apa-apa". "Adakalanya mereka itu menceriterakan sesuatu dan terjadi benar". Jawab Rasulullah s.a.w, "Itu kalimat haq yang dicuri oleh Jin, kemudian disampaikan kepada dukun dan ditambah dengan seratus kalimat dusta" (HR Bukhari dan Muslim)

"Barangsiapa yang mendatangi dukun ramal kemudian menanyakan sesuatu lalu dipercayainya, maka tidak diterima shalatnya empatpuluh hari" (HR Muslim)

Akidah

Akidah

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Allah Taala menggenggam bumi pada hari kiamat dan melipat langit dengan tangan kanan-Nya, kemudian berfirman, Akulah Raja, Mana raja-raja bumi?" (HR Muslim)

"Dari Umar Bin Khattab r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Iman ialah, engkau percaya dengan Allah, dengan para Malaikat-Nya, dengan Kitab-kitab-Nya, Dengan Para Rasul-Nya, dengan Hari Kiamat dan engkau percaya dengan nasib, baik dan buruknya (hakikatnya datang daripada Allah) (HR Muslim)"

"Dari Umar Bin Khattab r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Ihsan ialah bahwa engkau sembah Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Maka jika engkau tidak dapat melihat-Nya maka sesungguhnya Ia melihat engkau. (HR Muslim)"

Dari Umar al-Kattab r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Fikirkanlah mengenai segala nikmat Allah dan pemberian-Nya dan janganlah kamu memikirkan tentang zat Allah" (HR Al-Shekih & At-Thabarani)

"Dari Umar Bin Khattab r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Islam ialah, bahwa engkau mengaku, tidak ada tuhan melainkan Allah dan Muhammad itu Rasulullah, engkau tegakkan sembahyang, engkau keluarkan zakat, engkau puasa di bulan Ramadan dan engkau tunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah sanggup pergi ke sana (HR Muslim)"

"Orang yang paling beruntung menperolehi syafaatku pada hari kiamat adalah orang yang berkata, 'Laa ilaaha illallaah' (HR Bukhari)"

"Dari Abi Abdurrahman Abdillah bin Umar bin Khattab r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Bangunan Islam itu atas lima perkara: Mengakui bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad itu Utusan Allah, Mendirikan Shalat, Mengeluarkan Zakat, Mengerjakan Haji ke Baitullah dan Puasa bulan Ramadhan.(HR Bukhari & Muslim)"

"'Dari Saidina Usman r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Barangsiapa mati dalam keadaan dia yakin tiada Tuhan selain Allah maka dia masuk Syurga. (Sahih Muslim)"

Dari Jarir bin Abdullah r.a ia berkata, Ketika kami tengah duduk bersama Rasulullah s.a.w tiba-tiba beliau memandang pada rembulan purnama dan bersabda: "Sesungguhnya, kamu dapat melihat Tuhanmu seperti kamu melihat rembulan itu. Kamu semua dapat melihat-Nya dengan jelas. Apabila kamu mampu tidak lalai dalam melakukan salat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam (yaitu salat Asar dan Subuh)". Kemudian Jarir membaca firman Allah: "Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam" (HR Muslim)

"Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Iman tidak diperoleh hanya dengan angan-angan atau dengan hiasan, tetapi iman itulah apa-apa yang diyakini dengan hati dan dibuktikan dengan amalan. (HR Bukhari)"

Hadis riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, Allah Taala berfirman, Aku sesuai dengan sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Akupun mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu kumpulan kaum, maka Aku akan mengingatnya yang lebih baik daripada yang mereka lakukan. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, Aku akan mendekatinya sedepa. Apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan biasa, maka Aku akan datang padanya dengan berlari-lari kecil (HR Muslim)

"Dari Anas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Akan datang kepada umat ku suatu zaman di mana orang yang berpegang kepada agamanya laksana menggenggam bara api. (HR Tirmizi)"

"Dari Ibnu Abbas r.a, Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa telah meredhai Allah menjadi Tuhannya, Muhammad menjadi Rasulnya, Islam menjadi agamanya, maka itulah orang yang telah merasa kelezatan iman.(HR Al-Baghawi)"

"Dari Abu Sa'id Al-Khudri r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Apabila seseorang memeluk Islam dengan tulus, Allah akan memaafkan semua dosanya di masa lalu, kemudian setelah itu mulai diadakan perhitungan, pahala untuk setiap perbuatan baik yang dilakukannya dilipatgandakan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat sedangkan setiap dosa yang dilakukannya akan dicatat sebanyak dosa yang dilakukannya, kecuali apabila Allah memaafkannya.(HR Bukhari)"

"Dari Sufyan bin Abdullah ats Tsaqafi r.a, katanya dia bertanya kepada Rasulullah s.a.w,
"Ya Rasulullah! Ajarkanlah kepadaku suatu perkataan yang aku tidak perlu lagi bertanya kepada orang lain." Jawab Rasulullah s.a.w: "Ucapkanlah, Aku beriman kepada Allah, kemudian teguhkan pendirianmu itu. (Sahih Muslim)"

"Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu sebagai kuburan, dan janganlah kamu jadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, tetapi ucapkanlah shalawat untukku karena sesungguhnya ucapan shalawat sampai kepadaku dimanapun kamu berada. (HR Abu Dawud)"

"Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Setiap nabi memiliki doa yang selalu digunakan. Aku ingin menyimpan doaku untuk memberi syafaat bagi umatku nanti pada hari kiamat (HR Muslim)"

"Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Setiap bayi yang terlahirkan adalah dalam keadaan fithrah (Islam), maka kedua ibu-bapaknyalah yang akan menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi. Sama halnya sebagai seekor hewan ternak, maka dia akan melahirkan ternak pula dengan sempurna, tiada kamu dapati kekurangannya. (Sahih Bukhari)"

"Tidak seorang pun dari umat ini yang mendengar tentangku, baik Yahudi atau Nashrani, kemudian tidak beriman kepadaku, melainkan akan dimasukkan ke neraka (HR Muslim)"

“Takutlah kamu sekalian pada firasat orang yang beriman, karena sesungguhnya ia melihat dengan cahaya Allah. (HR Tirmidzi)"

"Bergembirlah kamu dan orang-orang di belakangmu, bahwa sesungguhnya barangsiapa barsaksi tiada Tuhan selain Allah dengan benar kesaksiannya ia masuk syurga (HR Ahmad & Thabraani)"

"Barangsiapa yang menyeru manusia kepada hidayah, dia mempunyai pahala seperti pahala yang dicapai oleh orang yang menyahut seruannya tanpa mengurangi pahala mereka yang menyambut seruannya, semakin banyak orang yang mengikuti seruannya semakin berlipat ganda pahala yang diperolehinya. (HR Muslim)"

"Allah tidak akan mencabut kehinaan itu dari dirimu sebelum kamu rujuk (kembali) kepada dien kamu
(HR Abu Dawud)"

"Jadilah kamu seperti sahabat-sahabat Nabi Isa a.s, dibelah kepala dan jasad mereka dengan gergaji-gergaji dan disula mereka dengan kayu-kayu. Mati dalam keadaan taat kepada Allah lebih baik daripada hidup dalam keadaan durhaka kepada Allah s.w.t" (HR Thabrani)

"Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan akan agama, Allah dalamkan fahamannya dalam agama diberikan ilham kepada kebenarannya." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Setelah Allah menciptakan makhlukNya, ditulisNya satu tulisan untuk diriNya dan diletakkannya di sisiNya di atas 'Arasy, yaitu "Sesungguhnya sayangKu melebihi marahKu." (Sahih Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya Allah Taala berfirman pada hari kiamat kelak: 'Mana orang yang saling mencintai karena keagunganKu? Hari ini Kunaungi mereka, dimana tidak ada naungan yang lain selain keagunganKu.'" (Sahih Muslim)

Dari Anas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Tidak (sempurna) iman seseorang kamu sebelum ia lebih mencintai aku daripada mencintai ibu-bapanya, anaknya dan manusia umumnya." (Sahih Bukhari)

Dari Anas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Tiga perkara, jika terdapat di dalam diri seseorang maka dengan perkara itulah dia akan memperoleh kemanisan iman: Seseorang yang mencintai Allah dan RasulNya lebih daripada selain keduanya, mencintai seorang hanya karena Allah, tidak suka kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran itu, sebagaimana dia juga tidak suka dicampakkan ke dalam Neraka". (HR Bukhari & Muslim)

"Barangsiapa cinta karena Allah dan benci karena-Nya, memberi karena Allah dan menahan karena-Nya, adalah orang itu memperoleh kesempurnaan iman" (HR Abu Dawud & Tirmizi)

"Allah tidak akan mencabut kehinaan itu dari dirimu sebelum kamu rujuk (kembali) kepada dien kamu (HR Abu Dawud)"

Dari Anas bin Malik r.a katanya, Seorang lelaki yang berasal dari pedalaman bertanya Rasulullah s.a.w, Bilakah berlakunya Kiamat? Rasulullah s.a.w bersabda: "Apakah persediaan kamu untuk menghadapinya?" Lelaki itu menjawab: "Cinta kepada Allah dan RasulNya." Rasulullah s.a.w bersabda: "Kamu akan tetap bersama orang yang kamu cintai." (Sahih Muslim)

Dari Ma'qil bin Yasar r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Beribadat di saat-saat huru hara (dunia kacau balau) adalah seperti berhijrah kepadaku" (Sahih Muslim)

Khalifah Umar bin Khattab r.a:
"Sungguh aku tahu bahwa engkau (hajar aswad) hanyalah seonggok batu yang tidak dapat memberi manfaat dan menolaknya. Kalau bukan karena aku melihat Rasulullah s.a.w menciummu niscaya aku tidak suka menciummu." (HR Bukhari & Muslim)

"Jauhilah oleh kalian perkara baru, karena sesuatu yang baru (di dalam agama) adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah sesat" (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi & Hakim)

"Barangsiapa yang mengada-ada sesuatu dalam urusan agama kami yang tidak ada dasarnya maka amalnya tertolak." (HR Bukhari & Muslim)
"Amal yang disukai Allah adalah apabila engkau mati sedang lidahmu basah karena menyebut nama Allah" (HR Ibdu Hibban & Ibnu Suni)

"Seorang mukmin berada di antara lima ancaman. Yaitu ancaman dari sesama muslim (yang hasad), dari orang munafik yang selalu membencinya, dari orang kafir yang selalu memeranginya, dan syetan yang selalu berusaha menyesatkannya, dan dari hawa nafsunya yang selalu menarikya ke arah kesesatan." (HR Abu Bakar bin Hilal)

"Dua mata yang diharamkan dari api neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang menjaga serta mengawasi Islam dan umatnya dari gangguan kaum kufar." (HR Bukhari)

Tubat

Dari Ibnu Umar r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Hai, manusia! Taubatlah kamu semua kepada Allah. Sesungguhnya aku taubat kepada-Nya 100 kali setiap hari." (HR Muslim)

Dari Ibnu Umar r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya Allah tetap menerima taubat seorang hamba selama dia belum nazak akan mati." (HR Tirmizi)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Allah Taala sangat gembira menerima taubat seseorang kamu, melebihi kegembiraan seseorang yang menemukan kembali barangnya yang hilang." (HR Muslim)

Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Andaikata anak cucu Adam mempunyai dua lembah harta, tentu dia masih menginginkan yang ketiga, padahal, yang memenuhi perut anak cucu Adam hanyalah tanah (kuburnya). Allah menerima taubat orang yang mau bertaubat." (HR Muslim)

Dari Jundub bin Abdillah, Rasulullah s.a.w bersabda: "Ada seorang pria yang mengatakan, 'Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni si Fulan itu'. Maka Allah berfirman, 'Siapa orang yang bersumpah bahwa Aku tidak akan mengampuni si Fulan? Sungguh Aku telah mengampuninya dan menggugurkan amalmu'." (HR Muslim)

"Andaikan kamu berbuat dosa sehingga dosamu mencapai langit, kemudian kamu bertaubat niscaya Allah memberi ampunan kepadamu." (HR Ibnu Majah)

"Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik pembuat dosa adalah mereka yang bertaubat". (HR Tirmidzi)
"Allah menolak taubat mereka yang membunuh orang mukmin". (HR Thabrani)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Setelah Allah menciptakan makhlukNya, ditulisNya satu tulisan untuk diriNya dan diletakkannya di sisiNya di atas 'Arasy, yaitu "Sesungguhnya sayangKu melebihi marahKu." (Sahih Bukhari)

"Ada tiga golongan manusia yang telah diangkat pena darinya (tidak diberi beban syari'at) yaitu: orang yang tidur sampai dia terjaga, anak kecil sampai dia baligh dan orang yang gila sampai dia sembuh." (HR Abu Dawud)


Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Sesungguhnya apabila orang-orang kafir mengerjakan kebajikan di dunia, dia diberi upah dengan amal itu berupa rezeki di dunia. Ada pun orang-orang mukmin maka pahala kebajikannya disimpan Allah Taala untuk akhirat serta diberi rezeki di dunia berhubung dengan taatnya." (Sahih Muslim)


Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Kekuatan itu tidak dibuktikan dengan kemenangan bertumbuk. Tetapi orang yang kuat ialah orang yang dapat mengawal dirinya ketika sedang marah." (Sahih Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Seorang lelaki berkata kepada Nabi s.a.w, "Nasihati aku." Nabi s.a.w bersabda, "Jangan mudah marah." Orang itu berkata lagi beberapa kali dan Nabi s.a.w bersabda, "Jangan mudah marah." (HR Bukhari & Muslim)

"Apabila seseorang dari kamu marah, maka hendaklah ia mengambil wudhu' dengan air. Maka sesungguhnya marah itu dari api". (HR Abu Dawud)


Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Bersegeralah kepada amal yang soleh karena akan berlaku fitnah seperti pada waktu malam yang gelap gelita, yang mana seorang itu beriman pada waktu pagi dan kafir pada waktu petang, beriman pada waktu petang dan akan kafir pada waktu paginya, menjual agamanya dengan benda keduniaan." (Sahih Muslim)

mati

"Dari Imran bin Husaini r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Malu selalu datang membawa kebaikan. (Sahih Muslim)"

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Iman mempunyai lebih daripada enam puluh cabang. Ada pun malu adalah salah satu cabang iman." (Sahih Bukhari)

Dari Ibnu Umar r.a, Sekali waktu Rasulullah s.a.w bertemu dengan seorang Anshar (laki-laki) yang sedang menegur saudara laki-lakinya karena ia sangat pemalu. Saat itu juga Rasulullah s.a.w bersabda, "Biarkanlah dia karena malu adalah bagian dari iman." (Sahih Bukhari)

=Dari Salim bin Abdullah r.a, dari ayahnya (malu)
Dari Abu Sa'id Al Khudry r.a, bahwasanya Rasulullah s.a.w lebih pemalu dari gadis dalam pingitan. Apabila terjadi sesuatu yang tidak disukainya, kami dapat mengenali dari wajahnya. (HR Bukhari dan Muslim)

Aisyah r.a menggambarkan tawa Rasulullah s.a.w dengan berkata, "Belum pernah saya melihat Rasulullah s.a.w tertawa tergelak sehingga terlihat langit-langit mulutnya, tetapi selalu ia tersenyum" (HR Bukhari dan Muslim)

"Tiap-tiap agama mempunyai akhlak, dan akhlak agama Islam ialah rasa malu." (HR Malik & Ibnu Majah)

"Malu dan Iman adalah bergandengan, bilamana salah satu hilang maka yang lain juga hilang". (HR Hakim)

"Jika engkau tidak (tahu) malu, maka berbuatlah sekehendakmu" (HR Bukhari)

Etika kepada istri

Etika kepada istri
"Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah mereka yang mempunyai akhlak yang paling mulia dan orang yang terbaik di kalangan kamu ialah orang yang berbuat baik terhadap isteri-isteri mereka. (HR Tarmizi)"

Jiiiihaaaad

Dari Abbas bin Malik r.a, Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya berjihad untuk agama Allah pada waktu pagi atau petang hari lebih baik dari dunia dan seisinya." (Sahih Bukhari)

Dari Zaid bin Khalid Aljuhani r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Siapa yang menyiapkan keperluan orang yang berjihad fisabilillah maka berarti dia telah berjihad dan siapa yang menjaga keluarga orang yang pergi berjihad dengan baik maka berarti dia telah ikut berjihad fisabilillah." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abayah bin Rifaah r.a, katanya ia bertemu dengan Abu Abbas ketika dia pergi ke Jumaat. Abu Abbas berkata kepadanya bahwa dia mendengar Nabi s.a.w bersabda: "Barangsiapa berdebu kedua kakinya karena berjalan di jalan Allah niscaya diharamkan Allah baginya api neraka." (Sahih Bukhari)

Dari Aisyah r.a, Rasulullah s.a.w ditanya tentang Hijrah maka bersabda Rasulullah s.a.w: "Tidak ada lagi Hijrah sesudah penaklukan Mekah. Yang ada ialah jihad dan niat yang soleh. Apabila kamu diperintahkan berjihad maka patuhlah." (Sahih Muslim)

Dari Abdul Rahaman bin Jabr r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Kedua telapak kaki hamba Tuhan yang berdebu karena berjihad agama Allah tiada disentuh api Neraka." (Sahih Bukhari)

"Barang siapa mencari mati syahid dengan sungguh-sungguh maka akan Aku berikan kepadanya meskipun dia mati di atas tempat tidurnya." (HR Muslim)

"Sesungguhnya orang mukmin yang berjihad dengan pedang dan lidahnya. Demi Allah, sesungguhnya serangan kamu terhadap mereka (golongan kafir) dengan sajak-sajakmu laksana lemparan panah yang tajam." (HR Ahmad)

"Jihad orang tua dan kanak-kanak dan orang lemah dan orang perempuan ialah haji dan umrah" (HR Nasaai)

"Jihad yang paling utama adalah (mengucapkan kata-kata benar di sisi pemerintah yang zalim)" (HR Ibnu Majah, Ahmad, Thabarani & Nasaai)

"Tiap mata pasti akan menangis pada hari Kiamat, kecuali mata yang dipejamkan dari segala yang haram dan mata yang berjaga malam dalam jihad fisabilillah dan mata yang mentitiskan air mata walaupun sebesar kepala lalat karena takutkan Allah." (HR Abu Na'im)

"Siapa yang berperang untuk menegakkan (agama) Allah, maka itu fisabilillah." (HR Bukhari)

"Pokok segala perkara itu adalah Al-Islam dan tonggak Islam itu adalah shalat, dan puncak Islam itu adalah jihad di jalan Allah." (HR Ahmad, Tirmidzi, dll)

Dari Abdullah bin Umar r.a: Dalam sejumlah peperangan Nabi s.a.w menemukan perempuan yang terbunuh. Rasulullah s.a.w mengutuk pembunuhan (dalam peperangan) terhadap para perempuan dan anak-anak. (Sahih Bukhari)

Dari Ibnu Umar r.a katanya, Dalam sejumlah perang suci kami pernah memperoleh madu dan anggur sebagai rampasan perang. Kami memakannya dan tidak menyimpannya. (HR Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a katanya, Rasulullah s.a.w menamakan peperangan itu tipu daya. (Sahih Bukhari)

Dari Ibnu Abbas r.a. katanya; "Nabi s.a.w. pernah berbekam, pada hal beliau sedang berpuasa." - Sahih Bukhari
Nabi s.a.w. bersabda; "Seutama-utama perjuangan seseorang terhadap dirinya sendiri dan hawa nafsunya." - Riwayat Bukhari dan Muslim

Do’a

Do’a
"Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada dzikrullah, dan rumah yang tidak ada dzikrullah di dalamnya adalah (laksana) perumpamaan antara yang hidup dengan yang mati". (HR Muslim & Abu Musa)

"Maukah aku beritahu amalanmu yang terbaik, yang paling tinggi dalam derajatmu, paling bersih di sisi Robbmu serta lebih baik dari menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu dari pada berperang dengan musuhmu yang kamu potong lehernya atau mereka memotong lehermu?" Para sahabat lalu menjawab, "Ya." Rasululloh berkata "Zikrulloh." (HR Ahmad & Ibnu Majah)

"Zikir yang paling utama adalah "Laa ilaaha illallah", dan doa yang paling utama adalah "Alhamdu lillah" (HR Tirmidzi, Nasaai, Ibnu Majah & Haakim)

"Apabila kamu berdo'a janganlah berkata, "Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau berkendak, rahmatilah aku kalau Engkau berkehendak dan berilah rezeki kalau Engkau menghendaki". Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah berbuat segala apa yang dikehendaki-Nya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Doa seseorang itu akan dikabulkan selagi dia tidak terburu-buru menyebabkan dia berkata: Aku berdoa tetapi tidak dimakbulkan." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Allah SWT akan turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam yang terakhir, seraya berfirman: Sesiapa yang berdoa kepadaKu, maka Aku akan menerima permintaannya dan sesiapa yang meminta keampunan dariKu maka Aku akan mengampuninya." (HR Bukhari & Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Janganlah kamu mengatakan, 'Ya Allah! Ampunilah aku, jika Engkau mau; Ya Allah! kasihilah aku, jika Engkau mau', tetapi berserah dirilah kepada Allah karena tak seorang pun yang dapat menentang kemauan-Nya." (HR Bukhari)

Dari Ibnu Abbas r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Takutilah do'a orang-orang yang teraniaya, karena sesungguhnya antara dia dan Allah tidak ada dinding (penghalang)." (Sahih Bukhari)

"Takutlah kamu akan doa orang yang teraniaya, sesungguhnya doa orang yang teraniaya diangkat di atas awam" (HR Thabraani)

Dari Jabir r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Pada malam hari ada satu saat (yang berkat) dimana jika seseorang Muslim menepati saat itu dan berdoa kepada Allah s.w.t meminta keberkatan dunia atau akhirat, niscaya Allah kabulkan doanya. Keadaan ini pada tiap-tiap malam." (Sahih Muslim)

Dari Abu Musa r.a, Rasulullah s.a.w bersabda:
"Allah 'Azza wa Jalla membentangkan tangan-Nya pada malam hari untuk menerima taubat orang yang bersalah siang hari, dan membentangkan tangan-Nya siang hari untuk menerima taubat orang yang bersalah malam hari, sehingga matahari terbit di Barat." (HR Muslim)

Rasulullah s.a.w mengatakan ada seseorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, wajahnya penuh debu, dan dia menadahkan tangannya ke langit seraya berdoa,
"Ya Rabbi.. ya Rabbi.." Tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberi makan dari yang haram pula. Jika begitu, bagaimana Allah akan mengabulkan doanya? (HR Muslim)

"Ibadat yang paling utama adalah berdoa" (HR Haakim, Ibnu 'Adi & Sa'd)

"Tuhan amat dekat dengan hambanya apabila dia sedang sujud, maka perbanyakkanlah doa (waktu sujud)." (HR Muslim, Abu Dawud & Nasaai)
"Tiga golongan tidak akan ditolak doa mereka: Orang yang berpuasa sehingga dia berbuka, pemimpin yang adil, dan orang yang teraniaya" (HR Tirmidzi)

"Tiga doa yang sangat mustajab, doa orang yang puasa, doa orang yang di zalimi dan orang yang musafir." (HR Ahmad, Bukhari, Abu Dawud & Tirmidzi)

"Wahai Sa`ad, perbaikilah (murnikanlah) makananmu, niscaya kamu menjadi orang yang doanya terkabul. Demi Allah yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya, sesungguhnya seorang hamba yang melontarkan sesuap makanan haram ke dalam perutnya, amal kebaikannya tidak akan diterima selama empat puluh hari. Siapapun yang dagingnya tumbuh dari makanan haram, api neraka lebih layak membakarnya." (HR Thabrani)

"Sesungguhnya di kalangan hamba-hamba Allah ada orang yang apabila memohonkan sesuatu maka Allah akan menerimanya (mengabulkannya)" (HR Bukhari & Muslim)

"Pelankanlah suaramu dalam berdzikir dan berdo'a, karena kamu tidak memohon kepada Tuhan yang tuli dan ghoib." (HR Muslim)

Doa hendak tidur:
"Dengan namaMu wahai Tuhanku, aku baringkan pinggangku dan karena Engkau aku mengangkatnya; jika Engkau tahan jiwaku (Kau ambil jiwaku) ampunilah diriku, jika Engkau lepaskan ruhnya, maka peliharalah diriku sebagaimana Kau pelihara hamba-hambaMu yang salih." (HR Jama'ah)

Doa bangun tidur:
"Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah kami mati. Dan kepadaNya kami kembali." (HR Bukhari)

Doa berjalan ke masjid:
"Ya Allah, jadikanlah dalam hatiku cahaya, dalam pandanganku cahaya, pada pendengaranku cahaya, sebelah tangan kananku cahaya dan pada sebelah tangan kiriku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di mukaku cahaya dan di belakangku cahaya dan jadikanlah bagiku cahaya." (HR Bukhari)

Doa keluar dari masjid:
"Ya Allah, aku memohon kepadamu kurniaanMu". (HR Muslim, Abu Dawud dan Nasaai)

Doa selesai makan:
"Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makanan kepada kami, memberi minuman kepada kami dan menjadikan kami dari golongan Muslim". (HR Abu Dawud, Tirmizi, Nasaai & Ibnu Majah)

Doa ketika mendengar guruh:
"Ya Allah, jangan Engkau bunuh kami dengan murkaMu dan jangan Engkau binasakan kami dengan siksaMu dan selamatkan kami sebelum itu". (HR Tirmizi, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, dari Abdullah bin Umar)

Doa kepada pengantin:
"Semoga Allah memberkati engkau dan memberkati atas kau dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan." (HR Bukhari, Muslim & empat ahli hadis, dari Anas & Abu Hurairah r.a)

Doa ketika melihat anak-anak:
"Aku bermohon perlindungan untukmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap syaitan dan racun, dan dari setiap mata yang membawa kejelikan". (HR Bukhari, dari Ibnu Abbas r.a)